Sekilas Info :

Jumat, 15 Juni 2012

Wabup Klungkung Kunjungi transmigran Asal Bali di Lamandau

 Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Agung

Lamandau, (SUARA LSM) - Walau hanya memiliki 25 kepala keluarga (KK) transmigran di Bumi Bahaum Bakuba, namun perhatian Pemkab Klungkung, Bali, sangat besar. Buktinya Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Agung, rela melakukan kunjungan kerja ke Desa Bayat, Kecamatan Belantikan Raya, Selasa (12/6). Tjokorda mengungkapkan, kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung penempatan transmigran asal Klungkung di UPT Desa Bayat, dan akan dijadikan laporan untuk selanjutnya dibuatkan MoU. 
Dalam kerja sama itu, Pemkab Klungkung telah membentuk tim teknis kerja sama antardaerah di bidang kesehatan, kepegawaian, lingkungan hidup, pengelolaan keuangan daerah. Semua itu dilakukan untuk menunjang pembangunan daerah. "Kerja sama antardaerah harus saling menguntungkan, karenanya Pemkab Klungkung menyambut baik program transmigrasi dalam rangka penyebaran penduduk yang serasi dan seimbang antara SDM dan daya dukung lingkungan," jelas Tjokorda. 
Sementara itu, Bupati Lamandau Marukan mengungkapkan bahwa jumlah warga transmigrasi asal Bali baru 25 KK, namun ke depan melalui komunitas yang kecil ini diharapkan dapat berkembang dan keberadaannya dapat solid, serta sukses. "Berkaitan dengan kondisi lapangan di lokasi Trans Bayat, Pemkab Lamandau sudah menyiapkan dan atau membangun infrastruktur yang memadai. Begitu juga penempatan warga, dilakukan dengan pertimbangan matang, misalnya hanya berjarak tiga kilometer dari ibukota kecamatan," beber Marukan. Selain itu juga, sudah ada SD, SMP satu atap, dan pada tahun 2012 akan dibangun SMK. Begitu juga bila warga memerlukan layanan kesehatan, sudah ada puskesmas yang hanya berjarak satu kilometer dari lokasi transmigrasi. Pemkab Lamandau kata dia, dengan senang hati melakukan paparan kondisi transmigrasi bila memang Pemkab Klungkung menghendaki. "Banyak hal positif yang bisa digali dengan penambahan warga melalui transmigrasi, salah satunya bidang budaya dan etos kerja," ucapnya. (net)

0 komentar:

Posting Komentar