Sekilas Info :

Rabu, 18 Juli 2012

Bengkulu Diguncang Gempa 5,4 SR

BENGKULU, (SUARA LSM) -  Gempa berkekuatan 5,4 skala richter (SR), Rabu (18/7) sekitar pukul 11.33 WIB menguncang wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Akibatnya, masyarakat dan karyawan kantor berhamburan ke luar menyelamatkan diri.      

Namun, sampai berita ini dilansir tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan milik pemerintah dan masyarakat di daerah ini.      

Keterangan yang dihimpun SP dari kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Bengkulu, menyebutkan lokasi gempa berada pada  4.54 lintas selatan (LS) dan  102.56 bujur timur (BT) atau sekitar 54 kilometer (km) Tenggara Kabupaten Seluma, Bengkulu dengan kedalaman sekitar 17 km.       

"Gempa meski hanya sebentar tapi guncangan terasa cukup kuat, sehingga saya keluar rumah khawatir ada gempa susulan yang lebih besar lagi," kata Rustam, warga Kota Bengkulu.      

Namun, setelah aman tidak ada gempa susulan lagi dirinya kembali masuk rumah. "Saya sampai sekarang masih trauma dengan gempa besar 7,9 SR pada 2007 lalu. Karena itu, setiap terasa ada getaran gempa saya langsung ke luar rumah," ujarnya.      

Hal senada diungkapkan Ade (26), warga Lingkar Timur, Kota Bengkulu. Ia mengatakan, begitu terasa  ada gempa langsung ke luar rumah menyelamatkan diri. "Saya khawatir ada gempa susulan lebih besar lagi, sehingga begitu terasa ada gempa langsung keluar," ujarnya.      

Ia mengaku gempa 5,4 SR yang menguncang Bengkulu sekitar pukul 11.33 WIB terasa agak kencang meski durasinya hanya beberapa detik saja. Karena itu, banyak warga Bengkulu berhamburan keluar rumah begitu terasa ada gempa.      Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Bengkulu, Eko Agusrianto mengatakan, gempa tersebut tidak menimbulkan  kerusakan bangunan dan korban jiwa kecuali masyarakat sempat kaget dan berhamburan keluar rumah dan kantor menyelamatkan diri.      

"Hasil pemantuan kita di lapangan tidak ada korban dan kerusakan bangunan akibat guncangan gempa 5,4 SR tersebut. Meksi demikian kita tetap mengimbau masyarakat mewaspadai gempa susulan," ujarnya. (net)  

0 komentar:

Posting Komentar