Sekilas Info :

Kamis, 02 Agustus 2012

Impor Daging hingga 50 Ton

BALIKPAPAN, (SUARA LSM) - Permintaan daging sapi sepanjang Ramadan meningkat pesat. Terbukti, impor daging dari New Zealand dan Australia untuk periode Juli-Agustus sampai tanggal 30 Agustus meningkat hingga 50 ton. Padahal di bulan-bulan biasa impor daging hanya berkisar pada 14 ton.
Demikian diungkapkan Sekretaris DinasPertanian, Kelautan dan Perikanan, Balikpapan Budijanto. Menurutnya, impor daging dari luar negeri masih akan terus meningkat hingga Idulfitri. “Saya prediksi sampai H-3 Idulfitri, total impor daging selama Ramadan mencapai 50 ton. Jelang Lebaran itu, kebutuhan pasar Balikpapan sendiri per harinya sekitar 3 sampai 3,5 ton daging,” terangnya.

Tingginya permintaan itu, menurut Budijanto, perlu diantisipasi dari perilaku negatif. Pihaknya akan secara rutin melakukan sidak ke pasar. “Jadi jangan sampai ada daging ilegal yang tidak bisa dibuktikan kebersihannya dan kehalalannya,” sambungnya.
Mengenai daging impor sendiri, Budijanto mengatakan kebersihan dan kehalalannya terjamin. Ketika datang, daging dalam bentuk beku, kemudian dicek fisiknya, serta kelengkapan dokumen pengantarnya. “Dokumen itu misalnya dokumen halal dari kementerian di negara asal daging,” ungkapnya.
Mengandalkan impor daging saja tentu tak cukup. Oleh karena itu, daging lokal akan tetap disuplai. “Untuk sapi lokal dari NTT dan NTB. Itu untuk memenuhi kebutuhan daging segar di Balikpapan sekitar 2,5 sampai 3 ton,” terangnya.

Ia memprediksi, sampai H-3 Idulfitri total impor sapi sebanyak 1.000 ekor selama Ramadan. “Sekarang ini impor sapi di Balikpapan sekitar 40 sampai 45 ekor per hari. Ini akan terus bertambah, bahkan saya kira H-3 nanti bisa 100 sampai 150 ekor per harinya,” imbuhnya. Ini juga meningkat dari hari biasanya yang hanya sekitar 30 sampai 35 ekor per hari.
Budijanto menambahkan, kendati demikian ia memastikan stok daging di Balikpapan tidak akan kekurangan. “Insya Allah, meskipun mengandalkan impor, stok daging sepanjang Ramadan cukup,” pungkasnya.(net)

0 komentar:

Posting Komentar