Sekilas Info :

Rabu, 01 Agustus 2012

Jumlah Penerima Raskin Bertambah

MAROS, (SUARA LSM) - Penyaluran beras miskin (Raskin) mulai disalurkan. Di beberapa desa penyalurannya sempat tertunda akibat jumlah penerima Raskin atau Rumah Tangga Sasaran (RTS), terjadi perubahan data yang ada.

Seperti pengakuan sejumlah warga di Desa Marannu Kecamatan Lau. Banyak di antara mereka penerima raskin, mengaku sudah dua bulan tidak menerima. Mereka mengaku terakhir menerima pada bulan April dan Mei.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi, Hermanto, yang dikonfirmasi, Senin 30 Juli kemarin, mengatakan tertundanya penyaluran raskin dikarenakan adanya penambahan data baru jumlah orang miskin berdasarkan hasil pendataan pelaksanaan perlindungan sosial (PPLS) 2011 dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Di mana, kata dia, jumlah awal penerima raskin mulai dari Januari hingga Mei hanya sekira 20.150 Kepala Keluarga (KK). Namun, setelah ada data baru dari BPS jumlah penerimanya bertambah menjadi 23.334 KK untuk Juni hingga Desember. "Jumlahnya bertambah sekira 2.000-an KK," ungkapnya.

Alasan lain tertundanya penyaluran raskin, sebutnya, karena adanya beberapa kepala desa (Kades) yang menolak. "Ada yang warganya miskin tapi namanya tidak terdata, tapi ada juga yang warganya sudah mampu tapi namanya terdata sebagai penerima raskin atau RTS. Sehingga ada beberapa Kades yang menolak karena tidak sesuai dengan data dari setiap kepala desa,” papar Hermanto.

Padahal, kata dia, penyaluran jumlah penerima raskin sudah terdata dari pusat, sehingga jumlah beras yang akan disalurkan sudah sesuai dengan jumlah RTS.

Dia juga mengatakan mekanisme penyaluran raskin itu dimulai dengan Pagu kemudian dibuat surat pengalokasian anggaran (SPA). "Nah berdasarkan itulah Bulog kemudian menyuplai beras," katanya.

Dia mengatakan, untuk tahun ini dialokasikan sebesar 350.010 kilogram untuk 23.000 RTS di 14 Kecamatan. Dan untuk tujuh bulan disiapkan 2.450.070 kilogram raskin. Di mana per KK mendapat jatah raskin sekitar 15 kilogram dengan harga Rp1.600 per kilogram. (net)

0 komentar:

Posting Komentar