Sekilas Info :

Senin, 13 Agustus 2012

Polda Siapkan 109 Posko Mudik Lebaran

JAKARTA, (SUARA LSM) - Suasana arus mudik di Jakarta mulai terasa dengan mulai padatnya tempat-tempat pemberangkatan penumpang. Pada Idul Fitri tahun ini Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 8.000 personel dalam Operasi Ketupat Jaya tahun 2012 akan diturunkan untuk pengamanan pelaksanaan Idul Fitri, mulai dari arus mudik sampai dengan arus balik lebaran.
“Disiapkan 109 Pos Pengamanan dari Perbatasan Banten dan Polda Metro Jaya dan perbatasan Jawa barat.Petugas akan mengamankan arus masuk dan keluar,”kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rokwanto, Sabtu (11/8).
Anggota polisi yang akan melakukan penjagaan, adalah personel gabungan. Dari Polda sekitar 3.276 personil sedangkan 4.724 personil dari jajaran Polres yang ada diwilayah hukum Polda Metro Jaya.
Rikwanto menjelaskan ,meraka akan melakukan tugas dengan sasaran operasi seperti tempat terminal bus, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan.
Kemudian, tempat ibadah umat Islam masjid dan lapangan yang digunakan untuk shalat Idul Fitri serta pemukiman dan rumah-rumah yang ditinggal penghuninya mudik.
Di samping itu, ada juga sasaran kegiatan yang masuk dalam operasi seperti, takbir keliling, shalat Idul Fitri, pembagian zakat, belanja keperluan lebaran, mudik atau balik, rekreasi dan wisata
Tahun ini kemacetan di jalur mudik tahun ini diperkirakan semakin parah menyusul peningkatan jumlah pemudik tahun yang diperkirakan mencapai 15,99 juta orang atau naik 5,96% dari tahun 2011.
“Pasukan yang disiapkan Polda Metro Jaya ada 8000 personel yang bersal dari Polda dan Polres dan jajaran terkait seperti dinas Pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan intansi terkait lainnya berjumlah 645 personil, sehingga seluruhnya ada 8645 orang,” ungkap Rikwanto.
Bagi anda yang mudik dengan menggunakan kedaraan pribadi atau sepeda motor bila lelah atau sakit anda bisa mampir ke pos-pos pengamanan yang telah disediakan karena sebagian pos akan difasilitasi dengan tenaga kesehatan dan lainnya.
“Pos pengamanan juga dilengkapi dengan pos kesehatan dari instansi terkait dan swasta, telekomunikasi, dan dari bengkel-bengkel juga ada,” ucap Rikwanto.
Tahun ini kemacetan di jalur mudik tahun ini diperkirakan semakin parah menyusul peningkatan jumlah pemudik tahun yang diperkirakan mencapai 15,99 juta orang atau naik 5,96% dari tahun 2011.
Anggota Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia menilai pembangunan sejumlah jalur alternatif baru maupun berbagai upaya perbaikan infratruktur yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi permasalahan jalur mudik yang klasik selalu terjadi, tidak menjamin kemacetan di jalur tersebut dapat terhindarkan tahun ini.
“Yang jadi permasalahan, pemudik bertambah, tapi infrastruktur tidak banyak berkembang. Jalan macet karena kapasitas tidak mampu menampung. Kemacetan tidak mungkin terhindarkan,” kata Yudi.
Salah satu jalur mudik yang menjadi sorotan Yudi adalah jalur Ciawi-Sukabumi yang tahun lalu sempat membuat kemacetan lebih dari 12 jam. Akibat kemacetan tersebut, kata Yudi, seorang pemudik terpaksa melahirkan di jalan.
Seperti diketahui, jumlah penumpang dari semua jenis moda transportasi diperkirakan naik 5,96% menjadi 15,99 juta dari realisasi Lebaran tahun lalu yang masih 15,09 juta orang. Jumlah mobil pribadi naik 5,6% sebesar (1.605.299 kendaraan), meningkat dari jumlah mobil pribadi yang mudik tahun 2011 sebesar 1.520.150 kendaraan.
Sedangkan jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan naik 16,6% (2.514.634 kendaraan), meningkat dari jumlah tahun 2011 sejumlah 2.368.720 kendaraan. (net)

0 komentar:

Posting Komentar