Sekilas Info :

Selasa, 22 Januari 2013

Akibat Banjir, Siswa di Tangerang Berhenti Sekolah


TANGERANG, (SUARA LSM) - Bintang Rahayu (12 tahun), siswa SMP 15 Kota Tangerang, Banten, memutuskan berhenti dari sekolah karena buku pelajaran miliknya terendam banjir.

"Semua buku terendam banjir dan tidak ada yang terselamatkan satu pun termasuk tas sekolah," kata Bintang, warga perumahan Total Persada RT 10/07 No. 20 di Tangerang, Senin.

Bintang mengatakan, tidak hanya buku pelajaran dan perlengkapan sekolahnya tetapi seluruh pakaian miliknya pun terendam banjir.

Pasalnya saat banjir melanda perumahan Total Persada hari Selasa (15/1), merendam seluruh bagian rumahnya. "Saya dan nenek hanya bisa menyelamatkan diri dan membawa pakaian yang saya kenakan," ujar Bintang sembari mengeringkan kita suci Al - Quran yang ikut terendam.

Mengenai rencana berhenti sekolah, kata Bintang, hal tersebut merupakan hasil musyawarah dan pertimbangan keluarga.

Sebab, meski dari pihak sekolah telah memberikan dispensasi libur karena banjir namun hal tersebut tetap membuatnya tidak nyaman.

"Sudah seminggu lebih saya tidak masuk sekolah. Lalu, buku pelajaran pun rusak. Bagaimana saya mau mengejar pelajaran. Jadi pindah saja ke Sulawesi di tempat tante," katanya.

Ramiyem, nenek Bintang menambahkan, jika cucunya tersebut akan dipindah ke Sulawesi dengan harapan bisa kembali menempuh pendidikan dari awal.

Karena, bukan hanya keperluan sekolah saja yang harus dipenuhinya tetapi peralatan rumah lainnya sebab rusak terendam banjir. Apalagi, dirinya hanya mendapatkan uang kiriman dari saudara.

"Rumah saya saat ini masih terendam air dengan ketinggian sepinggang. Jadi, banyak sekali keperluan yang mesti dibenahi selain buku sekolah Bintang," kata Ramiyen.

Sementara itu, ratusan rumah di perumahan Total Persada masih terendam banjir dan menyebabkan seribu warga dievakuasi.

Terdapat 400 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai tiga meter bahkan ada perumahan warga yang hampir terendam seluruhnya.

Banjir yang merendam pemukiman warga saat ini merupakan fenomena banjir lima tahun. Pasalnya, air naik sangat cepat dan merendam rumah warga. [ant]  

0 komentar:

Posting Komentar