Sekilas Info :

Sabtu, 25 Mei 2013

LHI Diduga Punya Istri Simpanan Siswi SMK


JAKARTA, (SUARA LSM) - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), diduga memiliki istri simpanan yang masih belia. Gadis yang masih duduk dikelas 3 SMK itu diketahui bernama Darin Mumtazah, warga Jalan Bhineka Raya No 3 RT 10 RW 09, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Warga sekitar mengaku sempat mendengar kabar Luthfi memiliki hubungan khusus dengan Darin. Menurut Yuni (41), tetangga yang juga Sekretaris RT 10/9, dirinya sering melihat Lutfi mengunjungi kediaman Darin. 

"Rumah ini dikontrakan oleh  Ziad (ayah Darin) 8 bulan lalu. Gosipnya sih anaknya jadi istri siri LHI tapi saya gak tahu pasti," ujarnya saat ditemui wartawan, Selasa (21/5/2013). 

Sementara itu, Ketua RT 10, Dede mengaku rumah milik Saud Situmorang ini memang telah dikontrakan oleh Ziad sejak delapan bulan lalu. Dede mengatakan, dari awal mengontrak hingga saat ini sang pemilik belum juga memberikan data keluarga kepada dirinya. "Sudah sering saya minta, tapi dia bilang besok-besok terus," jelasnya. 

Saat dikonfirmasi mengenai Darin, kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Zainuddin Paru mengaku tidak tahu perihal status hubungan kliennya dengan Darin. “Saya malah baru dapat kabarnya dari sampeyan mengenai hal itu,” ujarnya via SMS. 

Nama Darin mencuat sejak KPK menjadwalkan untuk memeriksa pelajar SMK di daerah Cawang itu sebagai saksi dalam kasus pencucian uang. Sayangnya, Darin mangkir dari panggilan KPK dengan alasan tidak jelas.

Datang Dua Kali Seminggu 
Emmi, 45 tahun, pedagang gado-gado di sebelah rumah Darin, mengatakan, Luthfi Hasan Ishaaq sering mendatangi rumah kontrakan Darin di Jalan Bhinneka Raya Nomor 3 RT 10 RW 09, Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. "Dateng-nya seminggu bisa dua kali," kata Emmi kepadaTempo, Rabu, 22 Mei 2013.

Menurut Emmi, Luthfi Hasan selalu datang pada sore hari dengan dikawal dua lelaki. "Kalau dateng sore sampai malam, bawa mobil sama dikawal dua orang terus," ujarnya. "Tapi saya, mah, enggak pernah nanya-nanya, saya pikir itusimpenan-nya orang arab."

Satpam RT 09, Suyitno, mengatakan, istrinya sempat dua bulan menjadi pembantu di rumah Darin. Sartini, istri Suyitno, pernah menceritakan kepadanya soal tamu yang sering datang pada sore hari itu. "Kata istri saya, kalau nanti sore tamunya (Luthfi) mau dateng, dia suruh beresin kamar," kata Suyitno.

Namun, setelah tamu yang dimaksud, yakni Luthfi Hasan, sudah datang, Sartini langsung pulang ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah Darin. "Kalau sudah dateng tamunya itu, istri saya suruh pulang. Jadi di dalem itu hanya keluarganya," ujarnya. 

Dihadiahi Mitsubishi Grandis 
Luthfi Hasan Ishaaq juga disebut-sebut memberikan satu mobil Mitsubishi Grandis kepada Darin Mumtazah. Mobil tersebut juga telah disita KPK.
"Ada Mitsubishi Grandis yang juga disita KPK. Itu pemberian Luthfi ke Darin," ujar Sakli Bin Kuddah (24), kerabat dari ibunda Darin Mumtazah, saat ditemui di kediaman Darin, Kamis (23/5/2013).
Menurut Sakli, Luthfi memberikan mobil tersebut kepada Darin beberapa waktu setelah siswi SMK itu pindah dari kontrakan kecil di kawasan Kebon Nanas ke kontrakan yang lebih besar di Cipinang Cempedak. Mobil tersebut pun kerap diparkir di garasi rumah baru Darin.

Pemberian satu mobil tersebut dibenarkan oleh kerabat lain Darin, Umam Bahanan (44). Meski demikian, kata Umam, mobil berwarna perak tersebut diketahui telah disimpan di kantor DPP PKS, beberapa waktu setelah kasus korupsi Luthfi Hasan terbongkar oleh KPK.
"Iya, itu mobil yang pernah saya naikkin juga sama Darin dulu. Pas kasus ini muncul, ditaruh di DPP PKS, makanya disitanya dari sana," lanjut Umam.
Kedatangan Sakli dan Umam ke rumah kontrakan Darin pada Kamis siang diketahui untuk mengurus perpindahan kredit kontrakan atas permintaan ibunda Darin. Namun, Sakli dan Umam mengaku bingung karena tidak ada seorang pun di rumah seluas 300 meter persegi itu. Sementara itu, kontak melalui ponsel ibunda Darin tak tersambung. (dari berbagai Sumber)

0 komentar:

Posting Komentar