Sekilas Info :

Kamis, 20 Februari 2014

Aksi Gunung Kelud dan Masyarakat yang menjadi korban

Jawa Timur Suara LSM Online- Gunung kelud membawa perhatian yang sanga besar masyarakat Indonesia. Sekarang menjadi trend di jagad maya dan media. Debu-debu yang sampai ke berbagai propinsi tetangga Jawa Timur membuat badai perhatian itu semakin menjadi. Namun perhatian saja tidak cukup. Diperlukan aksi kongkrit untuk membantu para korban. Dan negeri ini terkenal dengan gotong royongnya. Ketika ada yang membutuhkan bantuan, dengan segera masyarakat sekitar membantu, tanpa diminta, tanpa menunggu, dengan apapun yang dia punya.

Berdatanganlah bantuan dan relawan. Kepala Penerangan Kopassus Letkol Infanteri Jo Sembiring mengatakan sekitar 41 personel Kopassus dari Grup 2 Kopassus Solo dan 8 SAR Universitas Sebelas Maret (UNS) siap membantu.

Kepala Penerangan Kostrad Letnan Kolonel Inf Hariyanto, mengatakan bahwa dalam melakukan Evakuasi Korban letusan Gunung Kelud, Kostrad menerjunkan Batalyon Perbekalan Angkutan 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad sebanyak 116 personel dipimpin Letnan Kolonel Cba Gaguk, dengan membawa kendaraan 19 truk dan Batalyon Pertahanan Udara 2 Divif 2 Kostrad sebanyak 11 orang personel dipimpin Letnan Satu Arh Rudi Afrika dengan membawa 5 Truck.

Personel TNI AD tidak ketinggalan, “360 personel di Kediri, Blitar 600 personel, Malang 300 personel, dan Madiun 160 personil siap membantu” ucap Kadispen TNI AD Brigjen Andika Perkasa.

Relawan dari kalang sipil pun berdatangan. Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) PP Muhammadiyah malam ini (14/2) berangkat menuju Kediri membawa ratusan relawannya. Dari Partai Politik, ada PKS yang juga menerjunak ratusan relawannya dan membangun Posko di Kediri dan Malang untuk membantu para korban.

Sekali lagi, negeri ini terkenal dengan gotong royongnya. Yaitu dimana ada saudaranya yang kesulitan dia segera membantunya. Tanpa harus berpikir panjang dan berdebat panjang lebar. Dan semangat itu masih ada di sini. Mari kita jaga semangat ini. Karena kekuatan sebuah bangsa adalah tatkala satu sama lain saling menanggung beban dan membantu di kala kesulitan.. ( TIM )


0 komentar:

Posting Komentar