Sekilas Info :

Kamis, 18 September 2014

Penyidik KPK Gadungan Peras Pengusaha Rp 3,2 miliar

Sukabumi, Suara LSM Online - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa Hendrawan, 44, Adi Gussaputra, 42 dan Fhebri Yansa, 30, yang memeras seorang pengusaha Usman Effendi adalah penyidik abal-abal alias gadungan. Meski memiliki atribut mirip dengan KPK, lembaga yang dipimpin Abraham Samad itu membatah bahwa tiga orang itu adalah pegawainya.

"Mereka bukan penyidik atau pegawai KPK," ungkap Juru Bicara KPK Johan Budi dalam pesan singkatnya seperti dikutip Radar Sukabumi. KPK menyerahkan penanganan kasus ini ke pihak Kepolisian. "Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas," imbuh Johan.

Aksi komplotan KPK abal-abal ini terkuak melalui laporan seorang pengusaha, Usman Effendi, 49, yang nyaris menjadi korban pemerasan. Tidak tanggung-tanggung pelaku meminta uang sebesar Rp 2,3 miliar.

Tertangkapnya tiga pelaku tersebut berawal saat pelaku, yakni Hendrawan, Adi Gussaputra, dan Acil serta seorang sopir, Fhebri Yansa datang ke Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Mengaku sebagai petugas KPK, mereka menemui Kades Supriatman, 45. 

Mereka datang dan bertanya kepada Supriatman, tentang anggaran desa hingga raskin. Meski sempat heran karena gelagatnya, tapi sang kades tetap melayaninya hingga mereka pamit dengan meninggalkan kartu nama. 

Pada hari selanjutnya, Jumat (12/9) Supriatman dihubungi pengusaha Usman Effendi yang meminta datang ke rumahnya. Tiba di rumah Usman, Supriatman bertemu dengan petugas KPK yang sebelumnya mendatanginya. Mereka pun menyebut-nyebut bahwa Usman harus membayar kerugian Koperasi Bina Jaya yang berada di Desa Tenjojaya Kecamatan Cibadak dengan total Rp 2,3 miliar. 

Karena merasa ada hal yang janggal, permintaan uang dari petugas KPK gadungan tidak langsung dipenuhi. Usman lantas meminta waktu, disamping itu dia ingin mengecek kebenaran orang yang ditemuinya benar-benar petugas KPK dengan menghubungi nomor telepon yang ada di kartu nama. 

Kebohongan petugas KPK itu sedikit demi sedikit mulai terkuat, saat dihubungi nomor itu tidak terdaftar. Untuk lebih meyakinkan, Usman lantas mengirim email dan menghubungi kantor KPK yang menyatakan bahwa tidak pernah menugaskan anggotanya ke daerah. 

Oleh KPK, Usman pun disarankan lapor polisi serta merancang rencana memancing petugas KPK gadungan supaya dapat ditangkap. Pada Sabtu (13/9), skenario penangkapan sudah dibuat dengan  menjanjikan bertemu di Hotel Raflesia, Jalan Raya Sukabumi, Cikukulu, Cicantayan dengan petugas KPK gadungan tersebut. 

Sesuai rencana petugas KPK gadungan itu datang dan bertemu dengan Usman dan memulai perbincangan. Disaat itu, polisi tiba dan menangkap mereka. Hanya saja, seorang dari petugas KPK gadungan atas nama Acil yang bekerja di sebuah media cetak mingguan tidak tertangkap. Menurut saksi, Acil yang diduga menjadi dalang sekaligus aktor utama kejadian ini turun dari mobil sebelum tiba di Hotel Raflesia. 

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Asep Edi Suheri mengungkapkan, kasus ini kini ditangani Polda Jawa Barat (Jabar). Hal itu dilakukan, sebab ada indikasi hal yang sama terjadi di sejumlah daerah. Sehingga Polda akan mengcover penyelidikan.

"Penangannya kini oleh Polda Jabar. Selanjutnya Polda yang akan melakukan penyelidikan,"jelasnya.
Denga n kejadian itu, lanjut Asep, masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap pihak yang mengaku-ngaku dari lembaga KPK. Jika ada yang mengatasnamakan KPK tapi bergelagat mencurigakan hingga melakukan penyimpangan bahkan pemerasan, jangan ragu melapor. (Jpnn/Tim)

1 komentar:

aki soleh mengatakan...

kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
berikan 4 angka 4244 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di no (((082-313-336-747)))
insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275
juta, wassalam.


dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....







Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!


1"Dikejar-kejar hutang

2"Selaluh kalah dalam bermain togel

3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel


4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat


5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
tapi tidak ada satupun yang berhasil..







Solusi yang tepat jangan anda putus asah....AKI SOLEH akan membantu
anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
butuh angka togel 2D 3D 4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin
100% jebol
Apabila ada waktu
silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082-313-336-747))) KLIK DISINI



angka GHOIB: singapur 2D/3D/4D/



angka GHOIB: hongkong 2D/3D/4D/



angka GHOIB; malaysia



angka GHOIB; toto magnum 4D/5D/6D/



angka GHOIB; laos


Posting Komentar