Sekilas Info :

Senin, 12 November 2012

Desa Tani Baru Mencari Pemimpin Yang Ideal


Oleh:Sandri.M.Armand  Direktur  BPNW (ICI) Kaltim

    SAMARINDA, (SUARA LSM) - Perlunya seorang pemimpin  yang bertangungjawab dan berwibawah di Kabupaten dan Desa,yang Orang tersebut adalah penduduk Asli desa setempat? Itulah perlunya suatu pengawasan yang ketat dari pihak yang berwenang,agar supaya tidak  terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di Desa & kabupaten yang mengadakan pemilihan seorang pemimpin yang benar-benar berwibawah  Transparan terhadap masyarakat disuatu daerah itu dimana  Bupati dan Desa itu dipilih langsung masyarakat yang mempunyai wajib pilih didaerah setempat.
Jangan  masyarakat itu adalah masyarakat  musiman,diwaktu akan ada Pemilihan Kepala Daerah  atau Kepala  Desa,  baru masyarakat itu diundang datang ke Desa tersebut,bahkan Kabupatenlah yang melakukan pemilihan Pemimpin di desa itu! Pada hal yang sebenarnya masyarakat yang ikut memilih bukan penduduk setempat melainkan orang luar yang bukan sama sekali penduduk desa tersebut.
 Masyarakat di dihimbau supaya jangan memilih pemimipin yang selalu ingin berbuat  arogan tehadap warganya sendiri.Seperti pemimpin  Desa  Tani Baru Kecamatan  Anggana Kab  Kutai Kartanegara yang mana pemimpinnya/ Kepala Desanya  selalu ingin berbuat ulah yang arogan terhadap masyarakatnya sendiri.
Kenapa SM.Armand  Direktur  Badan Pekerja Nasional Indonesia Corupption Investigation(BPNW-ICI)Klimantan Timur mengatakan pada Media ini,karena Direktur ICI Kaltim pernah merasakan kearoganan Kades Desa Tani Baru Kec.Anggana.Bahkan  menyuruh beberapa orang untuk Mengroyok  SM.Armand,sewaktu Direktur ICI ini Melaporkan tindak pidana korupsi  Dana Bantuan Langsung Tunai(BLT)  yang waktu itu Dilaporkan memakai  LSM Suara Arus Bawah(SAB) Kaltim.karena memang  LSM-SAB ini di Ketuai juga(SM.ARMAND) oleh sebab itulah Kepala  Desa Tani Baru. H.Abdul Kahar Edy,disidangkan di PengadilanTenggarong  Kab.Kutai Kartanegara (KUKAR) dan di Tuntut Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan NegeriTenggarong 18 Bulan  (satu tahun setengah) namun konon kabar Pengadilan Negeri(PN) tenggarong membebaskan  Kades Tani Baru  ini dari segala tuntutan  jaksa.
Akan tetapi pihak Kejaksaan negeri tenggarong  merasa punya cukup bukti yang kuat, bahwa  H.Abdul Kahar Edy, memang telah mengkorupsi dana BLT tersebut.Tapi kenapa pengadilan Negeri Tenggarong bisa membebaskan terdakwa dari jeratan hukum.
Oleh sebab itu kejaksaan negeri  tenggarong mengambil inisiatif melakukan  Kasasi ke Mahkamah Agung  Rpublik Indonesia dan  MA  mengabulkan Kasasi    Kejaksaan Negeri tenggarong  yang konon kabarnya  Kades  Tani Baru. H.Abdul Kahar Edy Dijatuhi hukum oleh Mahkamah Agung RI   1 Tahun? Bahkan Putusan MA  itu sudah di Eksekusi oleh Pihak  Kejaksaan tenggarong pada bulan yang lalu dan sudah di tahan di LP Tenggarong.
Itulah sebabnya mengapa Direktur  BPNW  INDONESIA CORUPPTION INVESTIGATION (ICI) Kalimanta Timur. Mengharapkan  masyarakat   Desa  Tani Baru  Kec.Anggana agar dapat tepat memilih pemimipinnya,ataukah seharusnya mencari pemimpin yang benar-benar  transparan dan tidak selalu mengenterpensi masyarakatnya itu sendiri.karena  yang mana desa tani baru ini berada dipesisir panatai Kutai karetanegara (KUKAR) dan itulah  Direktur BPNW ICI kaltim  sangat mengharapkan agar memilih pemimpin  yang tidak selalu arogan terhadap masyarakat  Desa Tani Baru, karena kenapa Direktur ici kaltim mengataka seperti itu karena memang direktur ICI ini pernah hampir mengorbankan seluruh jiwanya? Demi untuk memperjuangkan hak masyarakat desa itu sendiri,  Mengingat pemilihan kepala Desa Tani Baru tidak akan lama di adakan   tepatnya  pada tahun 2013. 
Maka  oleh sebab itula   Direktur.ICI Kaltim mengajukan 2 (Dua) bakal calon yang tidak  diragukan lagi kepemimpinannya nanti!,  dan dari itulah   BPNW-ICI Kaltim   mengajukan 2 Bakal calon ini supaya masyarakat  Tani Baru  agar bisa memilih diantara dua calon  yang merasa masyarakat tani baru terbaik untuk memimipin Desanya kedepan.yang penting pemimpin itu betul-betul ingin memajukan pembangunan dan Kesejahteraan masyarakat Desa Tani Baru Kec.Anggana  Kab Kutai Kartanegara.
Yang mana Desa Tani baru   ini mempunyai Sumber Daya Alam(SDA) yang berlimpah namun masyarakatnya masih banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan? Pada hal kalau kita pikir seharusnya masyarakat Tani Baru  sudah hidup hampir merata karena didaerah itu ada salah satu Perusahan Perminyakan yang Beroprasi diwilayah itu.
Redaktur  Direktur  ICI Kaltim   yang menyampaikan komentarnya pada Media Nasional  Tabloid  Suara Lsm di samarinda beberapa waktu lalu Dan Direktur Indonesia Corruption Investigation Kalimantan Timur.Mengajukan  Bakal calon yaitu, satu Perampuan dan satu Laki laki sedangkan yang perampuan itu Bernama   HALIJA  SE. Sedangkan yang laki laki bernama  Eliyas adalah adik mantan kepala Desa (Kades) Tani Baru    beberapa tahun yang lalu, satu hal lagi yang disampaikan bahwa  Ibu.Halija  ini sudah tidak meragukan lagi kepemimpinannya kedepan karena dia adalah Lulusan UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA(UMI) Makassar  jurusan Ekonomi dan juga dia adalah penduduk Desa Tani Baru, sedangkan   Eliyas   adalah salah satu Tokoh masyarakat  Tani Baru dia juga sudah sangat tidak diragukan lagi kepemimpinnanya kedepan karena dia adalah adik mantan  Kades terdahulu bahkan pendidikan  dia adalah Lulus SMA.
Lagi-lagi  Direktur  ICI kaltim  menyampaikan pada Media ini bahwa muda-mudahan  masyarakat desa tani baru  memilih 1 diantara dua bakal calon yang diajukan Direktur  ICI Klatim  yang mana  Direktur  ICI  ini dulunya adalah Ketua.LSM  Suara Arus Bawah(SAB) Kalimantan Timur   sewaktu menangani kasus  tindak pidana korupsi  yang dilakukan Kades Tani Baru H.Abdul Kahar Edy.
Dari situlah saya selaku  Direktur  ICI Kaltim  yang dulu hampir menghilangkan jiwa saya sewaktu mem Perjuangkan hak masyarakat  Ujar SM.ARMAND  Direktur  ICI kaltim saat ini  sangatlah mengharapkan Masyarakat agar menyadari  bagaimana kekejian kepala Desa  dulu menyuruh  Preman mengeroyok  Direktur  ICI kaltim?  Apakah masyarakat  desa tani baru  ingin lagi di pimpin  Pemerintah yang hanya Mencari keuntungan diri sendiri, memilih pemimpin itu harus yang bertangungjawab dan tidak AroganTerhadap masyarakat  Desa...(SDR)   

0 komentar:

Posting Komentar