Sekilas Info :

Senin, 26 Januari 2015

30 Polisi Ciduk dan Borgol Bambang Widjojanto

Karikatur Bambang Widjojanto
Jakarta, Suara LSM Online - Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto diciduk dan diborgol petugas Reskrim Mabes Polri, sekitar 30 polisi ikut mengawal penangkapan tersebut di Cimanggis, Depok, Jumat (23/1) pagi.  

Putri sulung Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bambang Widjojanto, Ilmi Sakinah (24), tak memiliki firasat aneh terkait penangkapan yang dilakukan polisi Bareskrim Mabes Polri terhadap ayahnya itu.

Ilmi mengakui, sebelum ditangkap tadi pagi, ayahnya tak menunjukan gelagat, atau prilaku aneh (gelisah). Semua berjalan seperti biasa.

"Semalam kami masih salat tahajud bareng. Abi pulang jam 23:00 WIB, tadi malam. Tidak ada firasat, atau petanda aneh kok, biasa aja," ujar Ilmi pada VIVA.co.id, saat ditemui di kediamannya, di Jalan Taqwa, Kampung Bojong Lio, Rt 6 Rw 28 Sukmajaya Depok, Jumat 23 Januari 2015.

Lebih lanjut, Ilmi juga sempat membeberkan kronologis penangkapan yang terjadi pada ayahnya. Dia menuturkan, sekitar pukul 07.00 WIB, ayahnya mengantarkan adik bungsunya ke SDIT Nurul Fikri.
Setelah mengantar adiknya ke sekolah, mobil Bambang langsung dihentikan di sekitar Jalan Lucky Abadi, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis, Depok.

"Saat itu, bapak saya disuruh keluar dari dalam mobil. Bapak saya sempat diborgol. Kata adik saya yang nomor dua, Ijat, yang saat itu ikut antar Taqi, polisi yang menangkap jumlah banyak. Ada salah satu dari mereka yang berpakaian Brimob menenteng senjata panjang," ujar Ilmi.

Ilmi, saat kejadian lebih banyak berada di dalam kendaraan. Ia tidak mengetahui persis kejadiannya itu. Dia hanya mendapat kabar dari Ijat, adiknya yang saat ini sedang dalam perjalanan pulang dari Bareskrim Mabes Polri, di antar Kapolsek Sukmajaya Depok.

Sementara itu, sejumlah saksi mata menuturkan, penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Wijayanto oleh sejumlah personil Kepolisian di Jalan Lucky Abadi, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Depok, tadi pagi itu berlangsung menegangkan.
        
Sebelumnya, salah satu saksi mata, Darwin Amir yang merupakan pegawai minimarket, Ceriamart, yang berada di sekitar lokasi kejadian mengungkapkan dalam peristiwa penangkapan itu dikawal sejumlah aparat kepolisian. Di antaranya, ada yang terlihat menggenggam senjata api laras panjang.

"Ada satu mobil patroli, ada yang gunakan dua motor, dan sisanya menggunakan mobil biasa. Saat penangkapan, ada yang menunjukan surat penangkapan, saya enggak tahu persis kasusnya apa, karena takut. Saat itu, sebagian jalan ditutup," tuturnya padaVIVA.co.id, di lokasi kejadian.

Hal senanda juga diungkapkan Santi, salah satu karyawan salon yang berada di seberang minimarket Ceriamart. Dia pun sempat kaget, melihat banyak polisi di depan tokonya. "Iya polisinya banyak, saya enggak tahu kasus apa," ujarnya singkat. (Tim)

0 komentar:

Posting Komentar